2.10.2010

Persik 1 - PERSIB 3 : Persib Luar Biasa

Persib Bandung akhirnya membuktikan tekadnya meraih poin penuh di kandang lawan setelah berhasil mempermalukan tuan rumah Persik Kediri, 3-1 (1-0) di Stadion Brawijaya Kediri, Selasa (9/2). Dengan kemenangan ini, Persib memupus harapan Persik yang ingin membalas kekalahan 1-6 di putaran I, 26 Januari lalu di Stadion Si Jalak Harupat.

Kemenangan ini menjadi sejarah bagi Persib, karena ini merupakan kemenangan pertama Persib di kandang Persik sejak berlaga di Liga Indonesia.

Dilaporkan wartawan "GM", Brilliant Awal dari Kediri, gol kemenangan Persib dicetak striker Hilton Moreira di menit ke-21 dan 80 serta Cristian Gonzales pada menit 54. Sedangkan gol balasan Persik diciptakan Amarildo Sauza melalui titik penalti di menit ke-57.

Seluruh anggota tim Persib langsung menyambut kemenangan tersebut dengan sukacita. Bahkan setelah wasit Olehadi meniup peluit panjang tanda pertandingan usai, sejumlah pemain melakukan sujud syukur di tengah lapangan.

Kemenangan ini mempertebal rasa percaya diri Persib untuk terus bersaing meraih juara di musim ini. Bahkan, pelatih Persik Kediri, Gusnul Yakin memberikan predikat bagi Persib sebagai tim terbaik musim ini.

"Harus diakui, Persib merupakan tim terbaik tahun ini. Tak mustahil Persib akan menjadi juara tahun ini," katanya.

Sedangkan pelatih Persib Bandung, Jaya Hartono mengaku sangat gembira dengan tiga poin yang bisa direbutnya di kandang Persik. Jaya menilai kemenangan ini berkat kerja keras para pemain.

"Pada pertandingan ini, anak-anak bermain sesuai dengan rencana yang telah diterapkan tim pelatih. Hasilnya, kita bisa meraih tiga poin. Ini sesuai dengan rancangan sebelum kita berangkat tur Jatim," katanya.

Asisten Manajer Persib Bandung, Dedy Firmansyah mengaku senang atas kemenangan ini. Dedy berharap sukses ini berlanjut hingga pertandingan melawan Persebaya Surabaya, Minggu (14/2).

Sempat tertekan

Pada pertandingan kemarin, Persib sebenarnya sempat tertekan terlebih dahulu di menit-menit awal. Bahkan di menit ke-4, Patricio Morales nyaris saja membuat Persik unggul. Berdiri bebas menyambut umpan Mahyadi Panggabean, Pato gagal meneruskan bola menjadi gol. Pato tidak langsung melakukan eksekusi sehingga bisa diantisipasi Sinthaveechai "Kosin" Hathairattanakool.

Enam menit kemudian, Persik kembali memperoleh peluang dari tendangan O.K. Jhon. Namun, tendangan mantan pemain Persiwa Wamena ini melambung di atas tiang gawang Kosin.

Persib akhirnya bisa lepas dari tekanan pada menit 21. Tepatnya setelah Hilton berhasil mencetak gol melalui sundulan memanfaatkan umpan silang Gilang Angga Kusuma dari rusuk kiri pertahanan Persik.

Gol Hilton mengejutkan para pemain Persik, sekaligus membuat Stadion Brawijaya sunyi. Setelah gol Hilton, Persib bahkan beberapa kali menciptakan peluang. Namun, beberapa kali sundulan dan tendangan Gonzales masih bisa dimentahkan kiper Persik, Herman Batak.

Usai jeda, Persik mencoba mengubah keadaan dengan kembali menekan Persib. Di saat Persik asyik menekan, Persib dengan cerdik memanfaatkan kelengahan lini pertahanan tuan rumah. Pada menit 54, melalui umpan terobosan Eka Ramdani, Gonzales berhasil menjebol gawang Persik. Tanpa selebrasi yang meriah, "El Loco" menambah keunggulan 2-0 untuk Persib.

Berselang 3 menit kemudian, Persik memperkecil ketinggalannya melalui tendangan penalti. Hukuman penalti bagi Persib dianggap kontroversial. Wasit menilai Gilang Angga melakukan handsball di dalam kotak penalti. Amarildo Sauza yang bertugas sebagai eksekutor berhasil mengecoh Kosin.

Gol tersebut kembali meningkatkan tekanan Persik terhadap Persib. Tetapi lini belakang yang digalang Maman Abdurahman berhasil menghalau setiap serangan Persik.

Untuk menambah daya gebrak, Persik memasukkan Yongki Ariwibowo menggantikan Suswanto. Namun, usaha pelatih Gusnul Yakin tersebut tidak banyak berpengaruh.

Bahkan di tengah Persik meningkatkan tekanannya, Hilton kembali membungkan seisi Stadion Brawijaya di menit ke-80. Gol ini berawal dari suksesnya Eka merebut bola dari kaki Mahyadi. Lepas dari jebakan offside, Hilton meneruskan umpan jauh Eka dengan sempurna. Kontrol bola melalui pahanya mengelabui Herman Batak yang telanjur meninggalkan gawang.

Kendati demikian, kemenangan ini belum memperbaiki posisi Persib di klasemen sementara LSI. Dengan poin yang sama 30, Persib masih tertahan di peringkat tiga, satu strip di bawah Persiba Balikpapan yang unggul selisih gol.

SOURCE : klik-galamedia.com

Read More......

1.23.2010

Wagub, "Jangan Kalah Lagi"

Menjelang laga klasik melawan Persebaya Surabaya pada pertandingan lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010 di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kab. Bandung, Sabtu (23/1), Persib Bandung mendapat suntikan moral dari Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf. Di sela-sela acara penandatanganan nota kesepahaman sponsorship antara PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) dan BTPN, Dede Yusuf sempat melecut adrenalin para pemain Persib untuk memenangkan laga melawan Persebaya.

"BTPN sudah memberikan sponsorship sebesar Rp 500 juta. Ini menjadi suntikan agar besok (malam ini, red), Persib tak boleh kalah lagi. Lawan Persebaya, Persib harus menang," ujar Wagub Jabar kepada tiga pemain Persib yang hadir dalam acara itu, Eka Ramdani, Atep, dan Airlangga.


Ucapan Dede Yusuf yang mengharuskan Persib menang atas Persebaya itu langsung disambut yel-yel bobotoh yang sebagian besar anggota Bomber.

Dikatakan Wagub, kemenangan atas Persebaya akan bisa mengangkat posisi Persib di klasemen sementara. "Saya ucapkan selamat karena Persib sudah berada di peringkat 9 dengan nilai 21. Tapi, kita semua ingin Persib terus menambah poin," katanya.

Keharusan menang atas Persebaya juga dilontarkan Manajer Persib, H. Umuh Muchtar. "Dua pertandingan kandang tersisa di putaran pertama ini memang harus kita menangkan. Dengan begitu, pada putaran kedua nanti, kita masih bisa berharap, mudah-mudahan mampu bersaing di papan atas untuk memperebutkan gelar juara," kata Umuh.

SOURCE : klik-galamedia.com

Read More......

Jelang Persib vs Persebaya

Kendati terlihat cukup optimistis, seluruh anggota skuad Persib Bandung dituntut tetap waspada ketika menjamu Persebaya Surabaya pada laga lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010 di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kab. Bandung, Sabtu (23/1), pukul 19.00 WIB. Meskipun dilanda kelelahan gara-gara laga terakhir mereka melawan Persema Malang mengalami penundaan, Persebaya tetap punya potensi membahayakan tuan rumah.

Setidaknya, peringatan tersebut disampaikan asisten pelatih Persib, Robby Darwis, usai sesi latihan pagi di Stadion Siliwangi Bandung, Jumat (22/1). "Penundaan itu sedikit menguntungkan kita. Tapi, kita harus tetap mewaspadai mereka, meski waktu istirahat mereka lebih sedikit," kata Robby.

Menurut Robby, Persebaya harus tetap diwaspadai karena punya materi pemain yang cukup bagus. Beberapa nama pemain Persebaya yang menurut Robby harus diwaspadai antara lain Claude Parfait Ngon A Djam, John Tarkpor Sonkaliey, dan beberapa pemain muda seperti Taufiq dan Andik Vermansyah.

Menghadapi pertandingan yang harus dimenangkan itu, Robby memastikan, seluruh anggota skuad Persib dalam kondisi siap tempur, termasuk penjaga gawang asal Thailand, Sinthaveechai "Kosin" Hathairattanakool. "Kalau pemain, semuanya sudah siap. Kosin pun sudah bergabung dalam latihan," tegasnya.

Karena itu, Robby memastikan, pada saat menjamu Persebaya, pelatih Jaya Hartono kemungkinan besar tidak akan melakukan banyak perubahan dalam komposisi tim yang akan diturunkannya. Dengan komposisi terbaik itu, Robby berharap, para pemainnya bisa tampil fight untuk meraih kemenangan.

Sebagai catatan, sejak era Liga Indonesia (LI) digulirkan pada tahun 1994, Persib baru sekali menjamu Persebaya di Bandung yaitu pada LI X/2004. Ketika itu, Persib meraih kemenangan 1-0 lewat gol tunggal Aji Nurpijal.

Strategi jitu

Dari kubu Persebaya, pelatih Danurwindo mengaku sudah menyiapkan strategi jitu untuk menjinakkan tim kebanggaan bobotoh ini. Ia berharap strategi yang sudah dipersiapkannya itu akan membuahkan hasil sehingga tim berjuluk "Bajul Ijo" ini bisa mencuri poin dari tim besutan Jaya Hartono.

"Masalah strategi untuk melawan Persib sudah kita persiapkan dengan matang. Tantunya, saya ingin membawa Persebaya meraih poin seperti saat saya membawa Persija menang 3-2 atas Persib Bandung pada musim lalu," ujarnya kepada wartawan sebelum menggelar uji coba lapangan di Stadion Si Jalak Harupat, Jumat (22/1) sore.

Diakui Danurwindo, kelelahan fisik menghantui Andi Oddang dan kawan-kawan saat dijamu Persib Bandung, Sabtu (23/1). Pasalnya, Persebaya baru saja melakoni laga tunda melawan Persema Malang, Kamis (21/1).

"Kelelahan pastinya dirasakan oleh pemain. Namun hal itu tidak menjadi masalah karena kita mempunyai stok pemain yang banyak dan siap tampil dalam pertandingan ini. Kita akan memaksimalkan waktu sebelum pertandingan untuk secepatnya memulihkan kondisi pemain," katanya.

Diakui Danurwindo, dua kemenangan kandang melawan Arema Malang dan Persema Malang menjadi modal yang sangat berharga untuk bertandang ke Stadion Si Jalak Harupat. Ia berharap, motivasi para pemain akan semakin tinggi untuk bisa menampilkan yang terbaik.

"Kepercayaan diri dan motivasui pemain menjadi semakin bertambah untuk menghadapi Persib. Kita berharap, para pemain bisa tampil maksimal dan meraih poin dalam pertandingan ini," tegasnya.

SOURCE : klik-galamedia.com

Read More......

1.05.2010

Tidak Boleh Kalah dalam 6 Laga Sisa Putaran I Persib Bidik 14 Poin

Manajemen klub Persib Bandung membebankan target 14 poin kepada tim pelatih dan para pemainnya dalam 6 laga tersisa di putaran pertama Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010 ini. Jika target 14 poin itu bisa dicapai, Persib diyakini bisa kembali ke jalur persaingan menuju tahta juara.

Target 14 poin dalam 6 laga tersisa itu disampaikan Manajer Persib, H. Umuh Muchtar di sela-sela sesi latihan sore Persib di Stadion Persib, Jln. A. Yani Bandung, Senin (4/1). "Nilai maksimal dari 6 pertandingan tersisa adalah 18. Dari nilai maksimal tersebut, saya targetkan 14 poin. Kalau bisa diraih, itu cukup bagus," kata Umuh.

Umuh memang tidak merinci secara detail dari mana saja ke-14 poin itu bisa diraih. Tapi Umuh mengatakan, dengan target 14 poin itu, Maman Abdurahman dan kawan-kawan harus mengamankan 4 laga kandang dan tidak boleh kalah dalam 2 laga tandang tersisa. "Dengan target 14 angka, itu artinya tim tidak boleh kalah lagi, termasuk dua laga tandang di Bontang dan Samarinda," kata Umuh.

Setelah menyelesaikan 11 laga, Persib memiliki 6 laga tersisa di putaran pertama ini, masing-masing 4 kandang dan 2 tandang. Empat partai kandang yang harus dilakoni Persib adalah saat menjamu Persija Jakarta (9 Januari 2010), PSPS Pekanbaru (12 Januari 2010), Persebaya Surabaya (23 Januari 2010) dan Persik Kediri (26 Januari 2010).

Sedangkan dua laga tandang tersisa adalah melawan Persisam Putra Samarinda (16 Januari 2010) dan Bontang FC (19 Januari 2010). Jika Persib wajib mengamankan poin penuh di 4 laga kandang, berarti dalam dua laga tandang ini, Persib ditargetkan minimal harus membawa pulang 2 angka untuk memenuhi target 14 poin.

"Dengan tambahan 14 angka, di akhir putaran pertama kita mengumpulkan nilai 28. Saya tidak tahu, di posisi berapa Persib akan berada dengan jumlah nilai tersebut. Tapi yang pasti, target itulah yang kita canangkan," kata Umuh.

Motivasi pemain

Agar target tersebut bisa diraih, Umuh terus berusaha memompa dan "mengelus" para pemainnya. Sebab menurutnya, hanya dengan cara seperti itulah, motivasi para pemain bisa terdongkrak, sehingga hasil maksimal bisa diraih.

"Baik secara langsung, seperti door to door ke kamar pemain, saya terus memberikan motivasi buat para pemain. Dalam menghadapi laga sisa di putaran kedua ini, mereka harus tetap tenang agar hasil optimal bisa diraih," ujar Umuh.

SOURCE : klik-galamedia.com

Read More......

Persib Masih Berharap Ada Penonton

Kendati bisa memahami alasan yang dikemukakan Muspida Kab. Bandung, Persib Bandung masih berharap laga melawan Persija Jakarta di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kab. Bandung, Sabtu (9/1) mendatang, bisa tetap disaksikan penonton. Untuk itu, PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) berani memberikan garansi untuk mengganti segala kerusakan jika dalam pertandingan tersebut bobotoh berulah.



"Saya sudah bertemu dan berbicara dengan Pak Obar (Sobarna, Bupati Bandung, red). Saya sangat respek dengan penerimaan dan penjelasannya. Kepadanya saya juga menjelaskan tentang harapan agar pertandingan bisa diizinkan tetap dengan penonton, meski dibatasi untuk orang Bandung saja," kata Manajer Persib, H. Umuh Muchtar di sela-sela menyaksikan sesi latihan sore Persib di Stadion Persib, Jln. A. Yani Bandung, Senin (4/1).

Agar pertandingan bisa disaksikan penonton, kepada Bupati Bandung, Umuh sempat menyampaikan kesediaannya untuk menandatangani jaminan ganti rugi, jika dalam pertandingan itu bobotoh berbuat onar. "Saya percaya, bobotoh sekarang sudah dewasa. Karena itu, kepada Pak Obar saya juga sampaikan jaminan saya atas nama PT PBB maupun pribadi untuk mengganti berbagai kerugian yang dimunculkan jika bobotoh membuat kerusakan," kata Umuh.

Meskipun masih mengharapkan pertandingan bisa tetap diizinkan disaksikan penonton, Umuh memastikan, pihaknya akan menerima apa pun keputusan akhir Muspida Kab. Bandung yang rencananya akan melakukan pertemuan lagi. "Sudah diizinkan pun, kita sudah bersyukur. Karena itu, kalau pun tetap tanpa penonton, kita sudah pasti akan menjamu Persija di Stadion Si Jalak Harupat," ujar Umuh.

Dengan adanya keputusan tersebut, adanya opsi memindahkan pertandingan lawan Persija ke Stadion Siliwangi menjadi tertutup. "Tidaklah. Kita akan tetap pakai Si Jalak Harupat kalaupun tanpa penonton. Sebab kalau pertandingan lawan Persija dimainkan di dalam kota, lebih riskan dan rawan. Risikonya bisa lebih besar," tegas Umuh.

SOURCE : klik-galamedia.com

Read More......

1.03.2010

Persib-Persija Diizinkan Tanpa Penonton


SOREANG,(GM)-
Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kab. Bandung akhirnya mengizinkan laga Persib Bandung kontra Persija Jakarta digelar di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kab. Bandung, Sabtu (9/1) mendatang. Namun, izin yang diberikan itu hanya untuk pertandingan tanpa penonton.

Keluarnya izin tersebut disampaikan langsung Bupati Bandung, Obar Sobarna dalam pertemuan antara Muspida Kab. Bandung, PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Panpel Persib, dan perwakilan bobotoh di Kantor Bupati Bandung, Soreang, Kamis (31/12). Selain Obar, dalam pertemuan itu juga hadir Kapolres Bandung, AKBP Imran Yunus; Kasdim Kab. Bandung, Mayor Infantri Choirul A.; Kasatpol PP, Syarief H.Y.; Direktur Keuangan PT PBB, Merdi Hajiji; Direktur Marketing, Veby Permadi; Sekretaris Panpel Persib, Budi Bram Rachman; Ketua Viking Persib Fans Club, Herru Djoko; Panglima Viking, Ayi Beutik; dan pengurus Bomber, Nefi.

Obar mengatakan, keputusan diizinkannya pertandingan tanpa penonton itu semata-mata mempertimbangkan perseteruan antara bobotoh dengan Jakmania. Karena itu, katanya, opsi pertandingan tanpa penonton ini hanya diperuntukkan bagi laga Persib melawan Persija saja. Sedangkan ketika Persib menjamu PSPS Pekanbaru, Persik Kediri, dan Persebaya Surabaya tetap bisa dilaksanakan dengan disaksikan penonton.

"Saya pribadi dan masyarakat Kabupaten Bandung sangat mendukung Persib. Saya juga suka main sepak bola. Bahkan secara rutin sebulan sekali main bola. Tapi, kami mohon pengertian semua pihak, khusus melawan Persija, lebih baik tanpa penonton," kata Obar.

Keputusan bijak

Atas putusan Muspida Kab. Bandung itu, Obar memberikan waktu kepada Panpel Persib untuk menyikapinya, apakah diterima atau tidak. Ia mengatakan, jika ada tempat lain yang memberikan izin menggelar pertandingan dengan penonton, pemkab memberikan kebebasan kepada panpel memilihnya.

"Saya mengundang panpel dan dari Persib jauh-jauh hari, agar panpel bisa mempertimbangkannya. Kalau pertemuan dekat dengan hari 'H', kemudian keputusannya tidak sesuai harapan, nanti saya yang disalahkan karena panpel tidak bisa mencari alternatif tempat lain," ujar Obar.

Sekretaris Panpel Persib, Budhi Bram mengaku sangat memahami alasan yang dikemukakan Musipda Kab. Bandung sehingga memberikan opsi pertandingan tanpa penonton. "Kami sangat berterima kasih kepada Pak Obar, karena Persib tetap diberikan izin bisa menggelar pertandingan di Jalak Harupat meski tanpa penonton. Ini merupakan keputusan yang sangat bijaksana karena sebelumnya sempat muncul kabar kalau Persib tidak bisa main di sana (Jalak Harupat, red)," ujar Bram.

Bram mengatakan, perhatian Muspida Kab. Bandung kepada Persib sangat besar. Di tengah padatnya jadwal mereka sebagai pejabat, masih memberikan waktu untuk bertemu dengan PT PBB, panpel, dan bobotoh. "Apalagi, mereka sendiri yang menggelar inisiatif pertemuan dengan mengundang kami," ujarnya.

SOURCE : klik-galamedia.com

Read More......

11.30.2009

Persipura 1 vs PERSIB 0


Persib Bandung gagal menjinakkan juara bertahan Persipura Jayapura pada pertandingan lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010 di Stadion Andi Mattalatta Makassar, Minggu (29/11) malam. Dalam pertandingan tersebut, Persib ditaklukkan Persipura 1-0 lewat gol tunggal Alberto "Beto" Goncalves pada menit 47.

Dengan kekalahan itu, Persib gagal meraih poin pertamanya di laga tandang. Dengan mengumpulkan poin 6, Persib melorot ke peringkat 15 klasemen sementara. Sebaliknya kemenangan itu membuat Persipura bisa mematahkan rekor tak pernah kalah Persib dalam 17 laga pada musim lalu. Plus kemenangan dari Persib, Persipura mencatat rekor 18 kali bermain tanpa kalah.

Dalam pertandingan yang disiarkan langsung Anteve itu, pelatih Jaya Hartono menurunkan formasi 3-5-2 dengan materi Shintaveechai "Kosin" Hathairattanakool (kiper), Maman Abdurahman, Nova Arianto, Cristian Rene Martinez (belakang), Gilang Angga Kusumah, Atep, Hariono, Eka Ramdani, Suchao Nuchnum (tengah), Hilton Moreira, dan Cristian Gonzales (depan).

Di awal pertandingan yang berjalan cukup lamban, Persib berada di bawah tekanan Persipura. Namun pada menit 18, Persib sempat mendapatkan peluang ketika Hilton lolos dan mampu mendekati gawang yang dikawal Yandri Pitoy. Namun tendangan Hilton dari sudut sempit masih bisa ditangkap Yandri.

Pada menit 23, giliran Persipura mengancam gawang Persib. Tapi tendangan Beto masih bisa dihalau Kosin. Pada menit 24, tendangan jarak jauh Atep dengan susah payah harus dihalau Yandri.

Setelah itu, para pemain Persib mulai bisa keluar dari tekanan dan berhasil men-delay permainan, sehingga para pemain Persipura ikut bermain lamban. Di tengah permainan lamban yang tengah diperagakan, Persib sesekali melakukan tekanan. Salah satunya dilakukan Suchao pada menit 37. Sayang, tendangan jarak jauh gelandang asal Thailand yang meluncur deras ke sudut kiri gawang bagian atas masih bisa dihalau Yandri dan hanya menghasilkan tendangan penjuru.

Di pengujung babak pertama, Persipura mendapatkan kesempatan melakukan tendangan ke gawang. Namun tendangan Ian Louis Kabes masih melambung di atas mistar gawang Kosin. Kedudukan tanpa gol bertahan hingga turun minum.

Gol cepat

Memasuki babak kedua, Persipura langsung tampil menggebrak. Ketika pertandingan baru berjalan dua menit, juara bertahan akhirnya bisa memecah kebuntuannya melalui aksi Beto. Tendangan keras Beto dari dalam kotak penalti kali ini gagal dihadang Kosin.

Gol itu cukup mengagetkan kubu Persib. Pada menit 51, kapten tim Eka Ramdani mencoba melakukan tendangan jarak jauh. Namun usaha Eka masih belum menemui sasaran. Karena dinilai kurang optimal, pada menit 52, Gonzales ditarik Jaya dan digantikan Budi Sudarsono. Inilah untuk pertama kalinya, "El Loco" ditarik dari lapangan sejak bergabung dengan Persib.

Tiga menit bermain, Budi langsung memberikan kontribusi positif ketika memberikan umpan matang kepada Hilton di kotak penalti. Namun tendangan keras memutar Hilton masih tepat di pelukan Yandri.

Menit ke-57, Hilton terlihat dijatuhkan Jack Komboy di dalam kotak penalti. Namun wasit Setiyono tidak memberikan hukuman penalti. Tentu saja, keputusan wasit yang memberikan hukuman tendangan bebas ini sempat diprotes Hilton.

Persib terus mencoba menyamakan kedudukan. Pada menit 63, tendangan Hilton menyamping disisi kiri gawang Persipura. Menit ke-72, Persib nyaris menyamakan kedudukan, kalau saja tendangan keras Atep tak bisa diblok Yandri. Beberapa saat kemudian, tendangan jarak jauh Maman juga masih menyamping.

Peluang terbaik Persib menyamakan kedudukan kembali datang pada menit 77. Tapi sontekan Budi dari dalam kotak penalti juga masih melambung. Lima menit berselang, tendangan keras Hilton pun diblok Yandri. Belum genap satu menit, Yandri kembali mementahkan tendangan keras Cucu Hidayat yang baru masuk menggantikan Hariono. Yandri juga mementahkan tendangan Cucu pada menit 87.

Usaha keras para pemain Persib untuk menyamakan kedudukan berakhir ketika Setiyono meniupkan peluit panjang tanda pertandingan berakhir.

Kesal wasit

Usai pertandingan, Pelatih Jaya Hartono yang dihubungi "GM" mengatakan, kunci kekalahan timnya dalam pertandingan ini adalah karena dijauhi keberuntungan. Ia mengatakan, dari sisi strategi, perjuangan dan permainan anak asuhnya sudah cukup bagus.

"Anak-anak sudah cukup berusaha. Kita main pun cukup bagus. Kita memang tidak beruntung. Hanya saja, saya kesal dengan kepemimpinan wasit yang membiarkan pemain Persipura bermain kasar. Satu lagi, wasit juga mestinya menghukum Persipura dengan tendangan penalti ketika Hilton dilanggar Jack Komboy. Pelanggaran itu jelas di dalam kotak penalti," ujar Jaya.

SOURCE : klik-galamedia.com

Read More......

  © Blogger template 'Isolation' by Ourblogtemplates.com 2008, Modified by Subhan, Mohammed   © September 2009

Back to TOP